Tuhanku,
Bentuklah puteraku menjadi manusia yang cukup kuat untuk menyadari, manakala ia lemah.
Dan cukup barani menghadapi dirinya sendiri, manakala ia takut.
Manusia yang selalu memiliki rasa bangga dan keteguhan dalam kekalahan, rendah hati serta jujur dalam kemenangan.
……………………………………………………………………………………dst.
(dikutip dari sebagian coretan Jendral Douglass Mc. Artur: “The Soldier’s Pray for His Son”).