Aku untuk Adikku (2)

Dek,

Terdapat 3 hal di dunia ini yang apabila sudah dilepaskan tidak dapat ditarik kembali. Pertama, sinar matahari yang sudah sampai ke bumi. Matahari tidak akan menarik kembali sinar yang telah dipancarkan, ia memberi terang dan kehangatan bagi dunia tanpa harapan untuk kembali, karena matahari adalah kuasa Tuhan bagi duina seisinya.

Kedua, anak panah yang telah dilepaskan dari busurnya. Tidak mungkin ia ditarik kembali bilamana ia telah dilepaskan. Yang menentukan ialah kemana ia diarahkan, ke sasaran yang tepat sehingga ia menghancurkan musuh, atau mengenai buruan untuk santap malam, atau malah ia menghancurkan kebaikan dan orang-orang baik. Anak panah menjadi berguna atau tidak bergantung dari busur siapa ia dilepaskan. Jika dari busur orang-orang baik jadilah ia kebaikan, sebaliknya jika ia terlepas dari busur para durjana maka jadilah ia musuh mematikan.

Ketiga, perkataan baik yang telah engkau ucap melalui kedua bibirmu. Jika perkataan buruk yang kau ucapkan, masih dapat engkau menariknya dengan permohonan maaf yang tulus. Karena itu adikku janganlah ada kata-kata kotor keluar dari mulutmu, tapi pakailah kata-kata yang baik untuk membangun.

Dua kata terbaik untukmu adikku, “terima kasih”. Jangan pernah lupa engkau berucap terima kasih kepada siapapun yang memberi manfaat bagimu.

Satu kata terbaik untukmu adikku, “kita”. Hindarilah menyebut keakuan di hadapan orang lain adikku, karena kita memang tidak bisa sendirian di dunia ini. Keakuan hanyalah kesempurnaan Tuhan terhadap makhluknya, bukan untuk kita manusia yang masih lemah dan banyak salah.

Percayalah dek,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.